ILMU HADITS : DEFINISI HADITS SHAHIH

Rabu, 07 Desember 2011

Berita (khabar) yang dapat diterima bila ditinjau dari sisi perbedaan tingkatannya terbagi kepada dua klasifikasi pokok, yaitu Shahîh dan Hasan. Masing-masing dari keduanya terbagi kepada dua klasifikasi lagi, yaitu Li Dzâtihi dan Li Ghairihi. Dengan demikian, klasifikasi berita yang diterima ini menjadi 4 bagian, yaitu:
  • Shahîh Li Dzâtihi (Shahih secara independen)
  • Hasan Li Dzâtihi (Hasan secara independen)
  • Shahîh Li Ghairihi (Shahih karena yang lainnya/riwayat pendukung)
  • Hasan Li Ghairihi (Hasan karena yang lainnya/riwayat pendukung)
Dalam kajian kali ini, kita akan membahas seputar bagian pertama di atas, yaitu Shahîh Li Dzâtihi (Shahih secara independen)

Definisi Shahîh
Secara bahasa (etimologi), kata ﺢﻴﺤﺼﻟﺍ (sehat) adalah antonim dari kata ﻢﻴﻘﺴﻟﺍ (sakit). Bila diungkapkan terhadap badan, maka memiliki makna yang sebenarnya (haqiqi) tetapi bila diungkapkan di dalam hadits dan pengertian-pengertian lainnya, maka maknanya hanya bersifat kiasan (majaz).
Secara istilah (terminologi), maknanya adalah:
Hadits yang bersambung sanad (jalur transmisi) nya melalui periwayatan seorang periwayat yang ‘adil, Dlâbith, dari periwayat semisalnya hingga ke akhirnya (akhir jalur transmisi), dengan tanpa adanya syudzûdz (kejanggalan) dan juga tanpa ‘illat (penyakit)
Penjelasan Definisi
- Sanad bersambung : Bahwa setiap rangkaian dari para periwayatnya telah mengambil periwayatan itu secara langsung dari periwayat di atasnya (sebelumnya) dari permulaan sanad hingga akhirnya.
- Periwayat Yang ‘Adil : Bahwa setiap rangkaian dari para periwayatnya memiliki kriteria seorang Muslim, baligh, berakal, tidak fasiq dan juga tidak cacat maruah (harga diri)nya.
- Periwayat Yang Dlâbith : Bahwa setiap rangkaian dari para periwayatnya adalah orang-orang yang hafalannya mantap/kuat (bukan pelupa), baik mantap hafalan di kepala ataupun mantap di dalam tulisan (kitab)
- Tanpa Syudzûdz : Bahwa hadits yang diriwayatkan itu bukan hadits kategori Syâdz (hadits yang diriwayatkan seorang Tsiqah bertentangan dengan riwayat orang yang lebih Tsiqah darinya)
- Tanpa ‘illat : Bahwa hadits yang diriwayatkan itu bukan hadits kategori Ma’lûl (yang ada ‘illatnya). Makna ‘Illat adalah suatu sebab yang tidak jelas/samar, tersembunyi yang mencoreng keshahihan suatu hadits sekalipun secara lahirnya kelihatan terhindar darinya.
Syarat-Syaratnya
Melalui definisi di atas dapat diketahui bahwa syarat-syarat keshahihan yang wajib terpenuhi sehingga ia menjadi hadits yang Shahîh ada lima:
Pertama, Sanadnya bersambung
Ke-dua, Para periwayatnya ‘Adil
Ke-tiga, Para periwayatnya Dlâbith
Ke-empat, Tidak terdapat ‘illat
Ke-lima, tidak terdapat Syudzûdz
Bilamana salah satu dari lima syarat tersebut tidak terpenuhi, maka suatu hadits tidak dinamakan dengan hadits Shahîh.
Contohnya
Untuk lebih mendekatkan kepada pemahaman definisi hadits Shahîh, ada baiknya kami berikan sebuah contoh untuk itu.
Yaitu, hadits yang dikeluarkan oleh Imam al-Bukhari di dalam kitabnya Shahîh al-Bukhâriy, dia berkata: (‘Abdullah bin Yusuf menceritakan kepada kami, dia berkata, Malik memberitakan kepada kami, dari Ibn Syihab, dari Muhammad bin Jubair bin Muth’im, dari ayahnya, dia berkata, aku telah mendengar Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam telah membaca surat ath-Thûr pada shalat Maghrib)
Hadits ini dinilai Shahîh karena:
  • Sanadnya bersambung, sebab masing-masing dari rangkaian para periwayatnya mendengar dari syaikhnya. Sedangkan penggunaan lafazh ﻦﻋ (dari) oleh Malik, Ibn Syihab dan Ibn Jubair termasuk mengindikasikan ketersambungannya karena mereka itu bukan periwayat-periwayat yang digolongkan sebagai Mudallis (periwayat yang suka mengaburkan riwayat).
  • Para periwayatnya dikenal sebagai orang-orang yang ‘Adil dan Dlâbith. Berikut data-data tentang sifat mereka itu sebagaimana yang dinyatakan oleh ulama al-Jarh wa at-Ta’dîl : ‘Abdullah bin Yusuf : Tsiqah Mutqin. Malik bin Anas : Imâm Hâfizh. Ibn Syihab : Faqîh, Hâfizh disepakati keagungan dan ketekunan mereka berdua. Muhammad bin Jubair : Tsiqah. Jubair bin Muth’im : Seorang shahabat
  • Tidak terdapatnya kejanggalan (Syudzûdz) sebab tidak ada riwayat yang lebih kuat darinya.
  • Tidak terdapatnya ‘Illat apapun.
Hukumnya
Wajib mengamalkannya menurut kesepakatan (ijma’) ulama Hadits dan para ulama Ushul Fiqih serta Fuqaha yang memiliki kapabilitas untuk itu. Dengan demikian, ia dapat dijadikan hujjah syari’at yang tidak boleh diberikan kesempatan bagi seorang Muslim untuk tidak mengamalkannya.
Makna Ungkapan Ulama Hadits “Hadits ini Shahîh” “Hadits ini tidak Shahîh”
  • Yang dimaksud dengan ucapan mereka “Hadits ini Shahîh” adalah bahwa lima syarat keshahihan di atas telah terealisasi padanya, tetapi dalam waktu yang sama, tidak berarti pemastian keshahihannya pula sebab bisa jadi seorang periwayat yang Tsiqah keliru atau lupa.
  • Yang dimaksud dengan ucapan mereka “Hadits ini tidak Shahîh” adalah bahwa semua syarat yang lima tersebut ataupun sebagiannya belum terealisasi padanya, namun dalam waktu yang sama bukan berarti ia berita bohong sebab bisa saja seorang periwayat yang banyak kekeliruan bertindak benar.
Apakah Ada Sanad Yang Dipastikan Merupakan Sanad Yang Paling Shahih Secara Mutlak?
Pendapat yang terpilih, bahwa tidak dapat dipastikan sanad tertentu dinyatakan secara mutlak sebagai sanad yang paling shahih sebab perbedaan tingkatan keshahihan itu didasarkan pada terpenuhinya syarat-syarat keshahihan, sementara sangat jarang terelasisasinya kualitas paling tinggi di dalam seluruh syarat-syarat keshahihan. Oleh karena itu, lebih baik menahan diri dari menyatakan bahwa sanad tertentu merupakan sanad yang paling shahih secara mutlak. Sekalipun demikian, sebagian ulama telah meriwayatkan pernyataan pada sanad-sanad yang dianggap paling shahih, padahal sebenarnya, masing-masing imam menguatkan pendapat yang menurutnya lebih kuat.
Diantara pernyataan-pernyataan itu menyatakan bahwa riwayat-riwayat yang paling shahih adalah:
  • Riwayat az-Zuhriy dari Salim dari ayahnya (‘Abdulah bin ‘Umar ; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Ishaq bin Rahawaih dan Imam Ahmad.
  • Riwayat Ibn Sirin dari ‘Ubaidah dari ‘Aliy (bin Abi Thalib) ; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Ibn al-Madiniy dan al-Fallas.
  • Riwayat al-A’masy dari Ibrahim dari ‘Alqamah dari ‘Abdullah (bin Mas’ud) ; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Yahya bin Ma’in.
  • Riwayat az-Zuhriy dari ‘Aliy dari al-Husain dari ayahnya dari ‘Aliy ; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Abu Bakar bin Abi Syaibah.
  • Riwayat Malik dari Nafi’ dari Ibn ‘Umar ; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Imam al-Bukhariy.
Kitab Yang Pertama Kali Ditulis Dan Hanya Memuat Hadits Shahih Saja
Kitab pertama yang hanya memuat hadits shahih saja adalah kitab Shahîh al-Bukhâriy, kemudian Shahîh Muslim. Keduanya adalah kitab yang paling shahih setelah al-Qur’an. Umat Islam telah bersepakat (ijma’) untuk menerima keduanya.
Mana Yang Paling Shahih Diantara Keduanya?
Yang paling shahih diantara keduanya adalah Shahîh al-Bukhâriy, disamping ia paling banyak faidahnya. Hal ini dikarenakan hadits-hadist yang diriwayatkan al-Bukhariy paling tersambung sanadnya dan paling Tsiqah para periwayatnya. Juga, karena di dalamnya terdapat intisari-intisari fiqih dan untaian-utaian bijak yang tidak terdapat pada kitab Shahîh Muslim.
Tinjauan ini bersifat kolektif, sebab terkadang di dalam sebagian hadits-hadits yang diriwayatkan Imam Muslim lebih kuat daripada sebagian hadits-hadits al-Bukhariy.
Sekalipun demikian, ada juga para ulama yang menyatakan bahwa Shahîh Muslim lebih shahih, namun pendapat yang benar adalah pendapat pertama, yaitu Shahîh al-Bukhâriy lebih shahih.
Apakah Keduanya Mencantumkan Semua Hadits Shahih Dan Komitmen Terhadap Hal itu?
Imam al-Bukhariy dan Imam Muslim tidak mencantumkan semua hadits ke dalam kitab Shahîh mereka ataupun berkomitmen untuk itu. Hal ini tampak dari pengakuana mereka sendiri, seperti apa yang dikatakan Imam Muslim, “Tidak semua yang menurut saya shahih saya muat di sini, yang saya muat hanyalah yang disepakati atasnya.”
Apakah Hanya Sedikit Hadits Shahih Lainnya Yang Tidak Sempat Mereka Berdua Muat?
Ada ulama yang mengatakan bahwa hanya sedikit saja yang tidak dimuat mereka dari hadits-hadits shahih lainnya. Namun pendapat yang benar adalah bahwa banyak hadits-hadits shahih lainnya yang terlewati oleh mereka berdua. Imam al-Bukhariy sendiri mengakui hal itu ketika berkata, “Hadits-hadits shahih lainnya yang aku tinggalkan lebih banyak.”
Dia juga mengatakan, “Aku hafal sebanyak seratus ribu hadits shahih dan dua ratus ribu hadits yang tidak shahih.”
Berapa Jumlah Hadits Yang Dimuat Di Dalam Kitab ash-Shahîhain?
  • Di dalam Shahîh al-Bukhariy terdapat 7275 hadits termasuk yang diulang, sedangkan jumlahnya tanpa diulang sebanyak 4000 hadits.
  • Di dalam Shahîh Muslim terdapat 12.000 hadits termasuk yang diulang, sedangkan jumlahnya tanpa diulang sebanyak lebih kurang 4000 hadits juga.
Dimana Kita Mendapatkan Hadits-Hadits Shahih Lainnya Selain Yang Tidak Tercantum Di Dalam Kitab ash-Shahîhain?
Kita bisa mendapatkannya di dalam kitab-kitab terpercaya yang masyhur seperti Shahîh Ibn Khuzaimah, Shahîh Ibn Hibbân, Mustadrak al-Hâkim, Empat Kitab Sunan, Sunan ad-Dâruquthniy, Sunan al-Baihaqiy, dan lain-lain.
Hanya dengan keberadaan hadits pada kitab-kitab tersebut tidak cukup, tetapi harus ada pernyataan atas keshahihannya kecuali kitab-kitab yang memang mensyaratkan hanya mengeluarkan hadits yang shahih, seperti Shahîh Ibn Khuzaimah.
Seputar Kitab al-Mustadrak karya al-Hâkim, Shahîh Ibn Khuzaimah dan Shahîh Ibn Hibbân
al-Mustadrak karya al-Hâkim
    Sebuah kitab hadits yang tebal memuat hadits-hadits yang shahih berdasarkan persyaratan yang ditentukan oleh asy-Syaikhân (al-Bukhari dan Muslim) atau persyaratan salah satu dari mereka berdua sementara keduanya belum mengeluarkan hadits-hadits tersebut.
    Demikian juga, al-Hâkim memuat hadits-hadits yang dianggapnya shahih sekalipun tidak berdasarkan persyaratan salah seorang dari kedua Imam hadits tersebut dengan menyatakannya sebagai hadits yang sanadnya Shahîh. Terkadang dia juga memuat hadits yang tidak shahih namun hal itu diingatkan olehnya. Beliau dikenal sebagai kelompok ulama hadits yang Mutasâhil (yang menggampang-gampangkan) di dalam penilaian keshahihan hadits.
    Oleh karena itu, perlu diadakan pemantauan (follow up) dan penilaian terhadap kualitas hadits-haditsnya tersebut sesuai dengan kondisinya. Imam adz-Dzahabi telah mengadakan follow up terhadapnya dan memberikan penilaian terhadap kebanyakan hadits-haditsnya tersebut sesuai dengan kondisinya. Namun, kitab ini masih perlu untuk dilakukan pemantauan dan perhatian penuh. (Salah seorang yang juga mengadakan pemantauan dan studi terhadap hadits-hadits yang belum diberikan penilaian apapun oleh Imam adz-Dzhabi dan memberikan penilaian yang sesuai dengan kondisinya adalah Syaikh. Dr. Mahmud Mirah -barangkali sekarang ini sudah rampung-)
Shahîh Ibn Hibbân

Sistematika penulisan kitab ini tidak rapih (ngacak), ia tidak disusun per-bab ataupun per-musnad. Oleh karena itulah, beliau menamakan bukunya dengan “at-Taqâsîm Wa al-Anwâ’ ” (Klasifikasi-Klasifikasi Dan Beragam Jenis). Untuk mencari hadits di dalam kitabnya ini sangat sulit sekali. Sekalipun begitu, ada sebagian ulama Muta`akhkhirin (seperti al-Amir ‘Alâ` ad-Dîn, Abu al-Hasan ‘Ali bin Bilban, w.739 H dengan judul al-Ihsân Fî Taqrîb Ibn Hibbân) yang telah menyusunnya berdasarkan bab-bab.
Ibn Hibbân dikenal sebagai ulama yang Mutasâhil juga di dalam menilai keshahihan hadits akan tetapi lebih ringan ketimbang al-Hâkim. (Tadrîb ar-Râwy:1/109)
Shahîh Ibn Khuzaimah

Kitab ini lebih tinggi kualitas keshahihannya dibanding Shahîh Ibn Hibbân karena penulisnya, Ibn Khuzaimah dikenal sebagai orang yang sangat berhati-hati sekali. Saking hati-hatinya, dia kerap abstain (tidak memberikan penilaian) terhadap suatu keshahihan hadits karena kurangnya pembicaraan seputar sanadnya.
Apa Saja Hadits Yang Sudah Dipastikan Shahîh Dari Hadits-Hadits Yang Diriwayatkan Oleh Imam al-Bukhari Dan Muslim?
    Sebagaimana yang telah kita singgung sebelumnya, bahwa Imam al-Bukhari dan Muslim tidak memuat pada kedua kitab Shahih mereka selain hadits-hadits yang shahih dan umat Islam telah menerima kedua kitab tersebut secara penuh.
Oleh karena itu, apa saja hadits-hadits yang telah dipastikan shahih dan yang diterima oleh umat Islam itu?
    Jawabnya: Bahwa hadits yang diriwayatkan keduanya dengan sanad yang bersambung, maka ialah yang dipastikan shahih.
    Sedangkan hadits yang dibuang pada permulaan sanad (jalur trasmisi hadits)nya satu orang periwayat atau lebih -yang dinamai dengan hadits al-Mu’allaq- dimana jenis ini di dalam shahih al-Bukhari agak banyak namun hanya terdapat pada bagian tarjamah bab (penamaan babnya) dan muqaddimahnya saja sedangkan di bagian inti bab tidak ada sama sekali. Sementara yang di dalam shahih Muslim, tidak ada satupun yang jenis itu kecuali satu hadits saja di dalam bab tentang Tayammum yang belum sempat beliau sambung sanadnya di tempat yang lain dari kitabnya itu; terhadap hadits-hadits yang kriterianya seperti hal tersebut, maka penilaian terhadapnya dan menyikapinya adalah sebagai berikut:
Hadits yang diriwayatkan dengan shîghah al-Jazm (bentuk ucapan pasti), seperti dengan ungkapan ﻝﺎﻗ (Qâla/berkata); ﺮﻣﺃ (Amara/memerintahkan) dan ﺮﻛﺫ (Dzakara/menyebutkan); maka penilaian terhadap keshahihannya didasarkan pada sumbernya (orang yang dinisbatkan kepadanya). [Artinya, bila di dalam riwayat itu dinyatakan, misalnya ﻥﻼﻓﻝﺎﻗ (si fulan berkata), maka berarti perkataan itu adalah shahih bersumber dari si fulan yang mengatakannya itu]
Hadits yang diriwayatkan tidak dengan shîghah al-Jazm seperti dengan ungkapan ﻯﻭﺮﻳ (yurwa/diriwayatkan [masa sekarang]); ﺮﻛﺬﻳ (yudzkar/disebutkan [masa sekarang]); ﻰﻜﺤﻳ (yuhka/dihikayatkan [masa sekarang]); ﻱﻭﺭ (ruwiya/diriwayatkan [masa lampau]) dan ﺮﻛﺫ (dzukira/disebutkan [masa lampau]), maka berarti hadits itu tidak dapat dinisbatkan keshahihannya dari sumbernya itu (orang yang dinisbatkan kepadanya), namun sekalipun demikian, tidak ada satupun di dalamnya hadits yang lemah karena ia sudah dimuat di dalam kitab yang bernama ash-Shahîh.
Tingkatan Keshahihan
    Pada bagian yang lalu telah kita kemukakan bahwa sebagian para ulama telah menyebutkan mengenai sanad-sanad yang dinyatakan sebagai paling shahih menurut mereka. Maka, berdasarkan hal itu dan karena terpenuhinya persyaratan-persyaratan lainnya, maka dapat dikatakan bahwa hadits yang shahih itu memiliki beberapa tingkatan:
Tingkatan paling tingginya adalah bilamana diriwayatkan dengan sanad yang paling shahih, seperti Malik dari Nafi’ dari Ibn ‘Umar.
Yang dibawah itu tingkatannya, yaitu bilamana diriwayatkan dari jalur Rijâl (rentetan para periwayat) yang kapasitasnya di bawah kapasitas Rijâl pada sanad pertama diatas seperti riwayat Hammâd bin Salamah dari Tsâbit dari Anas.
Yang dibawah itu lagi tingkatannya, yaitu bilamana diriwayatkan oleh periwayat-periwayat yang terbukti dinyatakan sebagai periwayat-periwayat yang paling rendah julukan Tsiqah kepada mereka (tingkatan Tsiqah paling rendah), seperti riwayat Suhail bin Abi Shalih dari ayahnya dari Abu Hurairah.
    Dapat juga rincian diatas dikaitkan dengan pembagian hadits shahih kepada tujuh tingkatan: 
  • Hadits yang diriwayatkan secara sepakat oleh al-Bukhari dan Muslim (Ini tingkatan paling tinggi)
  • Hadits yang diriwayatkan secara tersendiri oleh al-Bukhari
  • Hadits yang dirwayatkan secara tersendiri oleh Muslim
  • Hadits yang diriwayatkan berdasarkan persyaratan keduanya sedangkan keduanya tidak mengeluarkannya
  • Hadits yang diriwayatkan berdasarkan persyaratan al-Bukhari sementara dia tidak mengeluarkannya
  • Hadits yang diriwayatkan berdasarkan persyaratan Muslim sementara dia tidak mengeluarkannya
  • Hadits yang dinilai shahih oleh ulama selain keduanya seperti Ibn Khuzaimah dan Ibn Hibbân yang bukan berdasarkan persyaratan kedua imam hadits tersebut (al-Bukhari dan Muslim).
Pengertian Persyaratan asy-Syaikhân
    Sebenarnya, kedua imam hadits, al-Bukhari dan Muslim tidak pernah menyatakan secara jelas (implisit) perihal persyaratan yang disyaratkan atau ditentukan oleh mereka berdua sebagai tambahan atas persyaratan-persyaratan yang telah disepakati di dalam menilai hadits yang shahih pada pembahasan sebelumnya. Akan tetapi para ulama peneliti melalui proses pemantauan (follow up) dan analisis terhadap metode-metode yang digunakan oleh keduanya mendapatkan apa yang dapat mereka anggap sebagai persyaratan yang dikemukakan oleh keduanya atau salah seorang dari keduanya.
    Dapat dikatakan bahwa yang dimaksud dengan persyaratan asy-Syaikhân atau salah satu dari keduanya adalah bahwa hadits tersebut hendaklah diriwayatkan dari jalur Rijâl (para periwayat) dari kedua kitab tersebut atau salah satu darinya dengan memperhatikan metode yang digunakan keduanya di dalam meriwayatkan hadits-hadits dari mereka.
Makna Kata “Muttafaqun ‘Alaih”
    Maksudnya adalah hadits tersebut disepakati oleh kedua Imam hadits, yaitu al-Bukhari dan Muslim, yakni kesepakatan mereka berdua atas keshahihannya, bukan kesepakatan umat Islam. Hanya saja, Ibn ash-Shalâh memasukkan juga ke dalam makna itu kesepakatan umat sebab umat memang sudah bersepakat untuk menerima hadits-hadits yang telah disepakati oleh keduanya. (‘Ulûm al-Hadîts:24)

Apakah Agar Dinilai Shahih, Hadits Tersebut Harus Merupakan Hadits ‘Azîz ?
    Hadits ‘Aziz adalah hadits yang diriwayatkan pada setiap level periwayatannya (thabaqat sanad) tidak kurang dari dua orang periwayat. Dalam hal ini, apakah agar suatu hadits dinyatakan shahih, maka syaratnya harus paling tidak diriwayatkan oleh tidak kurang dari dua periwayat pada setiap level periwayatannya?.
    Pendapat yang benar, bahwa hal itu tidak disyaratkan sebab di dalam kedua kitab shahih (ash-Shahîhain) dan selain keduanya juga terdapat hadits-hadits shahih padahal ia bukan hadits ‘Aziz itu, tetapi malah hadits Gharîb (yang diriwayatkan pada oleh seorang periwayat saja).
    Ada sementara kalangan ulama seperti ‘Ali al-Jubaiy, tokoh mu’tazilah dan al-Hâkim yang mengklaim hal itu namun pendapat mereka ini bertentangan dengan kesepakatan umat Islam.
Sumber :
Ditulis oleh Abu Al Jauzaa

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Free Download Artikel Islam

Al-shofwah-buletin.zip
File size 1.2 MbDownload
Menyingkap_Tabir.ZipFile size 132KbDownload
Ahmadiah telajang.ZipFile size 326KBDownload
Sejarah hidup Nabi Muhamad SAW.ZipFile size 849KbDownload
Akibat Bid'ah dan Kufur.ZipFile size 291KbDownload
Kenapa alergi denga salafi.zipFile size238KbDownload
Sarah aqidah Al_wasthiyah.zipFile size 68KbDownload
Mengungkap_rahasia_Al-Qura.zipFile size900KbDownload
Binasalah_yahudi.ZipFile Size 263KbDownload
Mugkinkah syiah bersatu.zipFile size 263KbDownload
JIL Doktrin yang telah hilang.zipFile size 225KbDownload
Hakekat Tasawuf.zipFile size 199KbDownload
Kontroversi puasa sunah_sabtu.zipFile size 343KbDownload
Poligami _dihujat.zipFile size 189KbDownload
Berita&Artikel Islam.zipFile sizeDownload
Keluarga diatas kemuliaan sunah.zipFile sizeDownload
Al_Islam.zipFile sizeDownload
Buku Hakekat Syiah.zipFile sizeDownload
Tausiyah Al_qardhawy.zipFile sizeDownload
Matematika_alam_semesta.zipFile sizeDownload
LDII.zipFile sizeDownload
Sosok Isa Meurut padangan ulama.zipFile size198kBDownload
Sejarah_teks_Al_Quran.zipFile size 2.2MbDownload
Bukti_kebenarab_Al_Quran.zipFile size 119KbDownload
Ulil JIL Vs_orang awam .zipFile size 168KbDownload
Kumpulan_hadist_Qudsi.zipFile size 5.6MbDownload
JAhlussuah_biAhlushunah.zipFile size 95KbDownload
Aqidah_ahlussunah.zipFile size 102KbDownload
Buku2_Hartono_ahmad_jaiz.zipFile size 857KBDownload
Kajian_Tentang_Islam.zipFile size 1.3MbDownload
Kumpulan_konsultasi_islam.zipFile size1.3MbDownload
Al-Quran_dan_Rahasia_angka.zipFile size 502KbDownload
Poto2_islam_mengutuk_israel.zipFile size 4.3MbDownload
Hidayahtullah>com_Opini.zipFile size 1.5MbDownload
hidayatullah.cm_Kolam_syamsi_ali.zipFile size 323KbDownload
Assyariah.zipFile size 294kBDownload
pustaka_Islam.zipFile size 1.6MbDownload
judul.zipFile sizeDownload



CHAT DISINI YA??

Archives

Follow by Email

Followers

 
 
 

CERAMAH ISLAM

DOWNLOAD GRATIS MP3 ADZAN


EBOOK KRISTOLOGI


  • Akitab di Dunia Modern
    oleh : Prof. James Barr
    Download > (219 Kb)

  • Bibel Quran & Sains Modern
    oleh : Dr. Maurice Bucaille
    Download > (376 Kb)

  • Debat Kairo
    oleh : Maulvi Abul Ata Jalandhari
    Download > (79 Kb)

  • Dialog Islam Kristen -
    ebook 1: Bible: FAQ.
    oleh : Christians From The Bible
    ebook 1: Dialog Kristen-Islam.
    oleh : Wilson H. Guertin, Ph.D.dan Mohammad Jawad Chirri.
    ebook 1: Dialog Masalah Ketuhanan Yesus.
    oleh : Antonius Widuri dan Bahaudin Mudhary
    ebook 1: Mensucikan Hari Sabat.
    oleh : Insan Mokoginta
    Download > (247 Kb)

  • Dialog Trinitas
    ebook 1: Dialog Seputar Trinitas.
    oleh : DR Sanihu Munir
    ebook 2: Haruskah Percaya Tritunggal.
    �1989 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
    Download > (247 Kb)

  • Islam Dihujat
    Menjawab Buku The Islamic Invasion (Robert Morey)
    oleh : Hj Irena Handono
    Download > (494 Kb)

  • Kebohongan Kristen
    Berasal dari: www.geocities.com/cicak_mdn/menu.html
    oleh : Cicak Medan
    Download > (642 Kb)

  • Metodologi Bibel dlm Studi Al Quran
    oleh : Adnin Armas M.A
    Download > (271 Kb)

  • Muhammad & Kristus
    oleh : Maulana Muhammad Ali -
    Download > (218 Kb)

  • Muhammad dlm Kitab Suci Dunia
    oleh : Maulana Abdul Haque Vidyarthi
    Download > (476 Kb)

  • Muhammad dlm Perjanjian Lama & Baru -
    - What Every Christian & Jew Should Know -
    Tentang Sang Pencipta, Kitab Suci & Nabi-nabi
    oleh : Prof David Benjamin Keldani B.D (ex Uskup Uramiah, Kaldea)
    Download > (397 Kb)

  • Sejarah Alkitab
    oleh : Prof H S Tharick Chehab
    Download > (100 Kb)

  • Sejarah Dogma Kristologi
    oleh : Dr. C. Groenen ofm
    Download > (305 Kb)

  • Sejarah Zionis & Misionaris di Dunia Islam
    Sumber : www.irib.ir
    ebook 1. Sejarah Gerakan Misionaris di Dunia Islam
    ebook 2. Zionisme & HAM
    ebook 3. Mitos Zionisme
    ebook 4. Infiltrasi Zionisme di AS
    Download > (263 Kb)

  • Sekilas Tentang Injil Didache
    Rahasia Penemuan Manuskrip & Isi INJIL Didache
    Cuplikan dari Buku berjudul : INJIL DIDACHE
    oleh : DR Ahmad Hijazi As-Saqa
    Download > (152 Kb)

  • Siapa Sebenarnya Juru Selamat Dunia
    oleh : Yohannes Baptista Sariyanto Siswosoebroto
    Download > (64 Kb)

  • The Choice Islam & Christianity
    oleh : Ahmed Hoosen Deedat
    Download > (383 Kb)

  • The Passion of Jesus as
    Download > (90 Kb)

  • Titik Temu Islam & Kristen
    oleh William Montgomery Watt
    Download > (209 Kb)

  • Yesus Wafat di Kashmir
    oleh : A. Faber Kaiser
    Download > (291 Kb)

  • Misteri Naskah Laut Mati
    by: Ahmad Osman
    Download > (156 Kb)

  • Kritik Bibel
    oleh : Baruch Spinoza
    Download > (215 Kb)

  • Mustahil Kristen Bisa Menjawab
    (Berhadiah Mobil BMW)
    oleh : H. Insan LS Mokoginta
    Download > (470 Kb)

  • Benarkah Yesus Tuhan -
    (Contemporer Debate)
    Ahmed Deedat vs DR Anis Shorosh
    Download > (118 Kb)

  • Ajaran Kristen
    oleh : Mirza Tahir Ahmad
    Download > (166 Kb)

  • Mempertanyakan Kebangkitan dan Kenaikan Isa Almasih
    oleh : Hj. Irena Handono
    Download > (99 Kb)

  • 10 Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk Islam
    by: H. Insan LS Mokoginta
    Download > (93 Kb)

  • Mana Yang Bisa Dipercaya, Bibel atau Al Quran?
    oleh : H. Insan LS Mokoginta
    Download > (191 Kb)

  • Mana Yang Porno, Alkitab atau Al Quran?
    oleh : H. Insan LS Mokoginta
    Download > (185 Kb)

  • 101 Bukti Yesus Bukan Tuhan
    oleh : H. Insan LS Mokoginta
    Download > (188 Kb)

  • Silsilah Muhammad versus Silsilah Yesus -
    oleh : H. Insan LS Mokoginta
    Download > (149 Kb)

  • Yesus & Maria Dalam Pandangan Islam & Kristen
    oleh : Ahmed Deedat
    Download > (84 Kb)

PHOTO SLIDE SHOW

Gallery

Ebook Harun Yahya

Free Ebook. Harun Yahya Islamic Ebook Collection. Free Download Ebooks, Movie / Flash Animation, Web Offline (CHM file). Indonesian / English Language. This presentation is about the history of Islam; how it enlightened the world in terms of faith, morality and civilization. Learn about the tolerance, humaneness and rationality of Islam.
download animation >
(4.1 Mb) Available in English Language/zip>Swf, Exe file)

WEB OFFLINE

MP3 CERAMAH KRISTOLOGI

DEBAT AGAMA ISLAM - KRISTEN


SUARA MUSLIM

Ø 9 eBook dalam 1 file:
1. Pendeta Menghujat, Muallaf Meralat
Oleh: H. Insan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
2. Pendapat Ilmuwan Tentang Bible & Al-Quran
Oleh: Drs. H. Wakhid Rosyid (Willibrordus Romanus Lasiman)
3. Injil Membantah Ketuhanan Yesus
Oleh: Ahmed Hoosen Deedat
4. Dialog 9 Malam Masalah Ketuhanan Yesus
Oleh: KH. Bahaudin Mudhary
5. The Plain Truth About Christmas
Oleh: Herbert W. Armstrong
6. Seluk Beluk Injil Barnabas
Oleh: Drs. B.F. Drewes dan Drs. J. Slomp
7. Siapa Sebenarnya Juru Selamat Dunia
Oleh: Y B Sariyanto Siswosoebroto
8. Sejarah Perkembangan Trinitas
Oleh: L. Berkhof
9. Orientalisme
Oleh: LPPA - MUHAMMADIYAH -
Download > (626 Kb)

Muslim Cyber Book 02
3 eBooks dalam 1 file:
1. Bahaya Islam Liberal
2. Menangkal JIL & FLA
3. Ada Pemurtadan di IAIN
Oleh: Hartono Ahmad Jaiz
Download > (577 Kb)

Muslim Cyber Book 03
3 eBooks dalam 1 file:
1. Doktrin Zionisme dan Ideologi Pancasila
Editor: Drs. Muhammad Thalib & Irfan S. Awwas
2. Dajjal & Yajuj wa-majuj
3. Dajjal & Simbul Setan
Oleh: Drs. H. Toto Tasmara
Download > (686 Kb)

Muslim Cyber Book 04
2 eBooks dalam 1 file:
1. Sejarah Imam Ali
Oleh: H.M.H. Al Hamid Al Husaini
2. Dialog Sunni Syiah di Peshawar
Download > (774 Kb)

Muslim Cyber Book 05
5 eBooks dalam 1 file:
1. Bencana Ummat Islam di Indonesia 1980-2000
Oleh: Al Chaidar dan Team Peduli Tapol, 1985
2. Pengadilan Teroris
Editor: Irfan S. Awwas
3. Aku Melawan Teroris
Oleh: Abdul Aziz alias Imam Samudra alias Qudama
4. Tragedi Lampung, peperangan yg direncanakan
Oleh: Riyanto - Mantan Komandan Pasukan Khusus GPK Warsidi -
5. Membongkar Jamaah Islamiyah
Oleh: Nasir Abas
Download > (1.3 Mb)

Ø Al-Quran Dihina Gus Dur
Oleh: Hartono Ahmad Jaiz - Download > (127 Kb)

Ø Laporan MUI tentang Al-Zaytun
Download > (53 Kb)

Ø Membongkar Gerakan Sesat NII - Al-Zaytun
Oleh: Umar Abduh - Download > (668 K)

Ø Muslim Indonesia: Suatu Kritik Diri
Oleh: Indraganie - Download > (58 Kb)

Ø Membongkar Dusta Pendeta Rudy Muhamad Nurdin
Download > (60 Kb)

Ø Tentara Bayaran AS dan Proyek di Dunia Islam
Download > (639 Kb)

Ø Menguak Misteri Muhammad
Oleh: Prof. David Benjamin Keldani - Download > (191 Kb)

Ø Koleksi Buku Indraganie
Download > (801 Kb)

Ø · Perang Pemikiran
- Counter Liberalism 2002 - 2006 - Download > (1,2 Mb)
- Opini 2003 - 2006 - Download > (857 Kb)
- Politik Barat 2003 - 2006 -
Download > (815 Kb)
- Refleksi 2003 - 2006 -
Download > (873 Kb)

Ø · Forum
Perbandingan Agama:
- Lintas Iman - Download > (728 Kb)
- Kajian Kristologi - Download > (2 Mb)
- Meluruskan Para Pemurtad - Download > (477 Kb)
- Fakta -
Download > (2,3 Mb)
- On The News -
Download > (768 Kb)

Islam Virtual:
- Menjawab Islam Liberal -
Download > (134 Kb)
- Artikel Islam / Islamology - Download > (210 Kb)
- Sirah Nabawiyah dan Tokoh Islam - Download > (313 Kb)
- Kajian Tafsir Al-Quran Al-Hadist -
Download > (56 Kb)

Ø · Kumpulan Berita-Gallery
- Dunia AkanTerus Mungutuk Bush - Download > (1,4 Mb)
- Akar-akar Penghinaan thd Islam - Download > (262 Kb)
- Kesurupan Massal dan Pengusir Setan -
Download > (364 Kb)
- Aksi Pendeta Radikal Mantan Pembunuh Bayaran - Download > (118 Kb)
- Kasus VCD Penistaan Al-Quran -
Download > (155 Kb)
- Rakerda Manukwari Kota Injil - Download > (204 Kb)
- Jangan Lupakan Poso - Download > (1,5 Mb)
- Perancis Selatan Sarang Kabbalah -
Download > (1,5 Mb)
- Sejarah Islam Nusantara -
Download > (334 Kb)
- Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia A to Z - Download > (3,6 Mb)
- Konspirasi Laknatulah Israel/Yahudi - Download > (1,1 Mb)
- Boycott...Cara Mudah Hancurkan Zionist -
Download > (1,2 Mb)

· Kumpulan Berita SKB Ahmadiyah - Download > (4,9 Mb)